Tegalboto, Jember – Universitas Jember (UNEJ) kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026. Kompetisi tingkat nasional ini digelar pada tanggal 2–4 Oktober 2026 dan diikuti 64 kendaraan karya mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Tahun ini merupakan tahun kedua UNEJ menjadi tuan rumah, setelah penyelenggaraan KMHE tahun 2025 yang lalu.
Kendaraan peserta terdiri atas 43 kendaraan kategori prototipe dan 21 kendaraan kategori urban konsep. Kedua kategori mempertandingkan empat kelas sumber energi, yaitu bensin, diesel, etanol, dan listrik. KMHE kali ini mengusung tema “Inovasi Kendaraan Hemat Energi untuk Transportasi Berkelanjutan”, yang berarti kompetisi ini bukan hanya menilai efisiensi energi, tetapi juga keselamatan kendaraan, kelayakan desain, sistem pengereman dan kemudi, hingga pemeriksaan teknis.
Arena lomba memanfaatkan sebagian ruas jalan utama UNEJ sepanjang sekitar 1,6 kilometer dan setiap sesi pengujian ditempuh peserta sebanyak enam putaran, dengan total jarak sekitar 9 kilometer.
Dr. Fendi Setiawan, S.H., M.H., sebagai ketua pelaksana KMHE 2026 menyampaikan bahwa UNEJ merasa mendapat kehormatan atas kepercayaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Ia menyebut penyelenggaraan KMHE 2026 melibatkan 160 mahasiswa UNEJ dan 21 mahasiswa dari UI, UGM, ITS, dan UB sebagai panitia, serta 130 dosen dan karyawan, dan sekitar 700 personel pendukung.
Fendi juga menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar adu cepat dan irit, “Kemenangan terbesar dalam KMHE bukan hanya memperoleh penghargaan, tetapi proses belajar, pengalaman, rekayasa, dan jejaring kolaborasi yang diperoleh selama mengikuti kompetisi,” ujarnya.
Tahun ini menjadi pengalaman perdana bagi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) untuk tampil di KMHE. Faisal Zulfikar Nasution dari tim KSM Molis PNJ mengatakan mobil mereka diberi nama Nawastra Kong Satu, “Nawastra artinya senjata dan semangat perjuangan,” jelasnya. Desain kujang, senjata khas Jawa Barat, dipilih sebagai simbol, sedangkan warna biru melambangkan semangat inovasi.
Sementara itu, Dina Delvia salah satu anggota tim Atom Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang sudah dua kali mengikuti KMHE di UNEJ menyampaikan bahwa tahun ini, ada sedikit perubahan terkait peraturan, “Kami bisa langsung TI (Technical Inspection) dan ada beberapa perubahan juga, tapi nggak memberatkan kali sih,” jelasnya.
Perbedaan lain yang dirasakan Dina dalam tahun kedua mengikuti KMHE di UNEJ adalah perihal cuaca, KMHE 2025 lalu disertai dengan musim hujan dan KMHE 2026 ini cuaca di Jember cenderung cerah, jadi hal tersebut telah membawa semangat baru bagi Tim Atom untuk meraih juara KMHE tahun ini.
Penulis: Bilqis Nadhifa Khalila
Reporter: Bilqis Nadhifa Khalila dan Vini’matu Hikmah
Penyunting: Dewi Ningrum
Pers Tegalboto
Menuju Pencerahan Masyarakat!

