Diduga Lakukan Tindak Asusila, Dua Mahasiswa UNEJ Diproses Tim Etik Fakultas

Jember, Tegalboto – Dua mahasiswa Universitas Jember, berinisial MB dan ARS, digerebek petugas keamanan kampus karena diduga melakukan tindak asusila di Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ir. Soekarno, Rabu (17/9).

Peristiwa bermula dari laporan salah satu penghuni ruang UKM kepada satpam. Menurut seorang saksi mata, A (nama disamarkan), keduanya semula berdalih sedang mengerjakan tugas. Namun, kecurigaan bertambah setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti.

“Awalnya mereka beralasan sedang mengerjakan tugas, tapi setelah ditemukan barang bukti, akhirnya mengaku,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan berupa alat kontrasepsi dan tisu. Temuan ini memperkuat dugaan adanya pelanggaran etika di lingkungan kampus. A menyayangkan tindakan tersebut karena dikhawatirkan berdampak pada mahasiswa lain yang kerap menggunakan gedung tersebut, untuk keperluan UKM.

Kepala Biro 2 Universitas Jember, Jazuli, membenarkan laporan itu. Ia menyebut pihaknya langsung menindaklanjuti begitu mendapat informasi dari pos satpam pusat.

“Saat laporan masuk, kami segera menindaklanjuti dan memanggil terduga pelaku untuk dimintai keterangan,” kata Jazuli, Selasa (24/9).

Menurutnya, kasus ini kini ditangani tim etik fakultas masing-masing pelaku. “Keduanya sudah dimintai keterangan. Prosesnya sekarang dilanjutkan ke tim etik fakultas. Hasilnya nanti diserahkan ke rektorat untuk menentukan sanksi,” jelasnya.

Ia menegaskan, setiap dugaan pelanggaran etika mahasiswa akan ditangani sesuai prosedur, mulai dari laporan keamanan, pemeriksaan awal, hingga pembahasan oleh tim etik. Keputusan akhir mengenai sanksi tetap berada di tangan rektor.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait jenis sanksi yang akan dijatuhkan. Namun, pelanggaran etika berat dapat berujung pada sanksi akademik.

Terkait peristiwa ini, pihak universitas juga berencana akan meningkatkan pengawasan dengan penambahan fasilitas CCTV di sejumlah titik rawan di Gedung Ir. Soekarno.

 

Penulis: Anabela dan Faris

Penyunting: Slamet Hariyadi

 

Pers Tegalboto

Menuju Pencerahan Masyarakat!

Leave a Reply