Terjatuh,
Tersungkur,
Bersyukur.
.
Tangga yang kutapaki kian meninggi
Langkah kaki yang kian ringkih
Nafas pendek, layak untuk mati
Buang jauh-jauh pesimisme mimpi
Tangga menjadi lebih dangkal
Langkah yang terjungkal
Nafas telah menemui pangkal
Kian berharap hidup kekal
Duhai para mimpi
Telah ku umumkan,
Bahwa kaki ku patah dalam mengejarmu
Aduhai mimpi-mimpi
Peluk lagi tubuh lemahku
Maka tidak peduli tubuhku yang terbelah pun,
Aku akan semakin mengejarmu.
Penulis: Nabinta Kurnia Dewi
Pers Tegalboto
Menuju Pencerahan Masyarakat!
