Cafe Harmony Unej Berubah Jadi Gerai Fried Chicken, Ini Tanggapan Mahasiswa!

Tegalboto, Jember – Belum sempat diresmikan, proyek Cafe Harmony milik Universitas Jember (UNEJ) yang berlokasi di Jalan Jawa kini mendadak berubah menjadi gerai Fried Chiken, Burger, Ice Cream, & Coffee. Perubahan ini terjadi secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi, sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan mahasiswa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, bangunan yang sebelumnya bertuliskan “Cafe Harmony” kini bahkan telah menampilkan papan nama baru dengan identitas gerai tersebut. Sejumlah pekerja juga tampak masih menyelesaikan bagian dalam gerai.

Kondisi ini menimbulkan kebingungan di kalangan mahasiswa, terlebih masih banyak mahasiswa yang baru mengetahui bahwa bangunan tersebut sejatinya merupakan proyek kafe milik universitas.

Risma, salah satu mahasiswi Sastra Indonesia UNEJ angkatan 2023, mengaku terkejut saat mengetahui perubahan itu. Saat diwawancarai pada Kamis (30/10) di Jl. Kalimantan, Risma menuturkan semula berencana memanfaatkan kafe tersebut sebagai tempat belajar dan berkumpul bersama teman-temannya.

“Saya tidak menyangka kafe ini berubah menjadi tempat makan fried chiken, padahal saya sempat berencana nongkrong dan mengerjakan tugas di sana,” ujar Risma.

Risma menilai keputusan tersebut terlalu tergesa-gesa. Menurutnya, lokasi Cafe Harmony yang strategis dekat kampus sebenarnya berpotensi menjadi ruang produktif bagi mahasiswa. Ia juga menilai banyak mahasiswa yang belum mengetahui keberadaan Cafe tersebut akibat kurangnya promosi dan sosialisasi dari pihak UNEJ.

“Saya menyayangkan perubahan fungsi tersebut. Kalau UNEJ meneruskan proyek ini, mungkin bisa jadi penunjang yang baik untuk kampus karena pasti akan ramai dikunjungi mahasiswa,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan Kavin, mahasiswa Ilmu Hukum angkatan 2022. Saat ditemui di kawasan kampus, ia mengaku kecewa karena belum sempat mencoba fasilitas Cafe Harmony.

“Sangat disayangkan sih, karena belum sempat dibuka sudah berubah. Ke depan semoga promosi dan sosialisasi dari UNEJ bisa lebih baik lagi, jadi mahasiswa tahu kalau ada fasilitas baru,” ujar Kavin.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Universitas Jember terkait alasan dibalik perubahan fungsi Cafe Harmony tersebut. 

Meski begitu, Baik Risma maupun Kavin berharap agar dana sewa gedung yang kini dialihfungsikan dapat dikelola secara transparan dan bermanfaat bagi pengembangan kampus.

“Kalau sudah dialihfungsikan, semoga uang sewanya bisa dialokasikan untuk menunjang UNEJ lebih baik ke depannya,” tutup Risma.

 

Penulis: Agripina Kusuma (anggota magang)

Reporter:  Dhika Maedi dan Sakha Octoya (anggota magang)

Penyunting: Muh Slamet Hariyadi

 

Pers Tegalboto

Menuju Pencerahan Masyarakat!

Leave a Reply