Autobiography: Membaca Orba Lewat Gramsci

Dunia perfilman Indonesia berhasil menyabet gelar Fipresci Prize di program Orizzonti and Parallel Sections di Venice International Film Festival melalui film bertajuk Autobiography. Selain itu, beberapa penghargaan lain juga didapatkan, diantaranya Adelaide Film Festival, Tokyo Filmex, Asia Pacific Screen Awards, Golden Horse Film Festival, dan masih banyak lagi. Antonio Gramsci membagi kekuatan politik atas dua…

Baca Selengkapnya

Ketika Rembulan Menangis

Di tengah keheningan malam yang sunyi, terhamparlah seorang di bawah rembulan pucat. Wajahnya terpukul oleh beban yang tak terlihat, langkahnya terombang-ambing di lautan pikiran.   Ketika rembulan menangis Air mata berkilauan di langit gelap, menyisakan jejak-jejak kepedihan di setiap sudut hati. Seseorang itu terus meraba-raba di dalam kegelapan, menyusuri lorong-lorong pikiran yang menjadi catatan dalam…

Baca Selengkapnya

Abad-Abad Alibi

Batang-batang itu kian berguguran Mencongkeli tiap-tiap permukaan tanah Tak harap dan heran Katanya untuk sangu makan Biar makmur dengan gedung bagai papan-papan   Sejuk-sejuk terlalu ambisi dihisapi Dihisap habis, dikeruk habis, disesapi keris Rindang-rindang kini Jadilah gonjang-ganjing sini Rusak sudah cipta Brahma wujud rongga kepala Brahmi   Muntah-muntahkan kias abdi Tak sekali-kali ubah rindang jadi…

Baca Selengkapnya

Istriku Menyiapkan Sarapan

aku dibangunkan oleh bau bumbu kuah sup yang ditumis istriku di dapur. aku kurang hafal bumbu dapur apa saja yang diraciknya, tapi yang aku tahu sebelum dijerang ke wajan panas, tentulah ia semula telah menghaluskannya di cowek tanggung yang ia tawar di pasar minggu. anak sulung tidak lagi ada di ranjang, ia mesti sudah dalam…

Baca Selengkapnya

Till Death Do Us Part (Bagian 4)

Bukan kau yang seharusnya mati! Pusaran waktu tidak akan berakhir jika kau mati. Sekuat tenaga Adnan mengisi paru-parunya dengan oksigen saat kedua matanya berhasil terbuka. Ledakan itu seperti berasal dari dada dan membuat tubuhnya menyisakan keping daging dan darah. Beberapa menit pria itu merasakan tubuhnya, meyakinkan diri bahwa pagi ini ia masih hidup. Sulit untuk…

Baca Selengkapnya

Hitam Putih Hidup

Mari merefleksi diri. Bahwa hidup adalah soal dualisme. Baik dan buruk. Bahagia dan sedih. Keramaian dan kesunyian. Kebersamaan dan kesendirian. Hitam dan putih. Yin dan Yang. Rwibhinnedha. Suatu kali kita berbahagia, bersenang-senang bersama orang-orang tercinta. Hidup terasa indah dan ringan. Tidak ada beban. Namun suatu kali juga, hidup terasa berat. Kesendirian yang tidak diinginkan tiba-tiba…

Baca Selengkapnya

Till Death Do Us Part (Bagian 3)

“Seharusnya ini bukan mimpi, karena aku bisa merasakan sakitnya. Jelas ini bukan mimpi. tapi harus kusebut dengan apa?” Digerakkan tubuhnya untuk duduk dan meraih ponsel di meja samping ranjang, rasa nyeri menjalar di otot sekujur tubuhnya. Saat berhasil digenggam, jemari Adnan mulai menari-nari di permukaan datar yang bersinar. Mengetikkan deretan huruf dengan harapan mesin pencarian…

Baca Selengkapnya

Till Death Do Us Part (Bagian 2)

Ruangan berpendingin udara seperti tidak memberikan pengaruh apapun. Bulir keringat sebesar biji jagung terus keluar dari pori-pori pelipis hingga mengalir membasahi sarung bantal. Tubuh yang masih berbaring itu terlihat kesulitan bergerak, matanya ke mana-mana tetapi masih terselimuti oleh kelopaknya. Jika bisa didengar, mungkin degup jantungnya sudah berdentang-dentang seperti jam kota yang memberitahukan waktu pada penduduk….

Baca Selengkapnya