Puisi-Puisi Edisi Khusus: Menyesap Sisa Napas Alam

Beberapa tulisan untuk menjembatani bagaimana relasi dahaga, kuasa, dan alam masa kini: AMPAS NEGERI oleh: Mario Kami disuguhkan semburan kemih di atas piring lugu Sambil merekah tawa pincang Dahinya penuh kerut Carut-parut di sekitar Berkelakar semacam kelapa parut Tentu mata bertabur liur “Tolong kami meneguk kemih Pucat warna, begitu pula pandang kami berampas kemih Tiada…

Baca Selengkapnya

Tolong

Di antara kesedihan itu, tersirat suatu pesan entah apa yang akan terjadi kemudian Diri takut, diri segera semuanya lelap, tolong terlintas di benak, untuk mengakhiri namun itu hanya perkara menyelami hanya diri yang dapat berenang kepermukaan Diri tak bisa, tolong Semua dapat dilalui mudah namun entah hari ini hanya memanen gagal Padahal telah diri mempersembahkan…

Baca Selengkapnya

Puisi Aku dan Kamus Usangnya

Aku Tersinggung dengan Kamusnya   Kalau aku punya banyak Aku mau menunggu Kalau aku punya banyak Aku mau mengerti Kalau aku punya banyak Aku mau berbagi Kalau aku punya banyak sekali Aku mau kamu juga tahu   Kamu juga punya banyak Tapi kamu tidak terbaca Kamu juga punya banyak Tapi aku tidak mengerti Kamu juga…

Baca Selengkapnya

1 Kakak 7 Ponakan: Romantisasi Kisah Keluarga

Film 1 Kakak 7 Ponakan merupakan film yang dirilis pada tahun 2024 dengan genre drama keluarga. Film ini diangkat dari sinetron klasik dengan judul yang sama pada tahun 1996 silam. Film ini disutradarai oleh Yandy Laurens yang terkenal dengan karyanya “Jatuh Cinta Seperti di Film-Film”. Film ini menampilkan poster yang sederhana, yaitu seorang lelaki menggendong…

Baca Selengkapnya

Berlayar Untuk Hidup

Foto diambil pada Januari 2025 (Foto: Ardhan Firdaus/TB) Sejenak, angin pagi meniup pelan, membawa aroma asin dari laut dan sisa-sisa solar dari kapal feri yang baru saja bersandar. Kapal itu besar, berwarna putih dengan aksen biru, dan di lambungnya tertulis: We Love Indonesia. Bersandar di dermaga kecil yang bahkan tak punya nama, jauh dari hiruk…

Baca Selengkapnya

Kursi Kosong di Teras

Saat sampai menapak jejak kereta Tanda sudah kembali pulang Waktu mata menatap jalanan Padahal hati terburu-buru Ingin dipuaskan akan senyum si Mbah Yang selalu terpatri diingatan   Namun, bukan manusia namanya Kalau tak menemui kemangkatan Kalau tetap bernapas Nanti banyak penebusan perbuatan   “Lebih baik kembali bersemayam, daripada memaksakan badan. Biarlah sukma kembali pada sang…

Baca Selengkapnya

Menembus Batas, Menggapai Impian: Kisah Perjuangan Onggy Hianata dalam Film “Terbang: Menembus Langit”

Film Terbang: Menembus Langit merupakan film yang dirilis pada tahun 2018 dengan  genre drama biopik diangkat dari kisah nyata seorang pengusaha sukses keturunan Cina. Film ini dibuat untuk memperingati 20 tahun peristiwa Kerusuhan 1998.  Fajar Nugros ikut andil dalam pembuatan film ini sebagai sutradara. Tema utama film ini tentang perjuangan seorang pengusaha bernama Onggy Hianata…

Baca Selengkapnya

Andai

Andai aku tau apa yang ada di balik tanganmu Aku tak perlu menerka tanpa menuduhmu Andai aku tau apa yang ingin kau pegang Aku tak perlu memberi banyak janji untukmu Andai aku tau apa yang ada dalam otakmu Aku tak perlu belajar untuk menjadi sesuatu Andai aku tau isi hati mu Andai ku hanya menjadi…

Baca Selengkapnya

4PI! 2pi, 2pi, 2pi! 

Hendak menepi kini ditepis Jalan itu berapi-api Maka pipi berpeluh getir Kendati lidah meludahi api   API!   Perciknya membuat buta Tolong! Ku tak mau disumpal Cepat sekali menjalar sepi Tak habis pikir berakhir sinis API! Tolong! aku ditelan api!   Orang baru, orang lama satu soal bermuka ribu sering bersiteru, senang berlamat-lamat kan tahu…

Baca Selengkapnya